
Jarak mengajarkan kami bahwa kebahagiaan tumbuh dari niat baik yang konsisten. Dari sabar menunggu, hingga akhirnya memutuskan untuk berhenti mencari dan menetap di hati satu sama lain.
Pertemuan kami adalah pertemuan yang ditakdirkan secara tepat. Berawal dari niat masing-masing yang siap menikah, Allah SWT mempertemukan dengan cara yang indah. Aa menyampaikan keseriusannya kepadaku melalui adikku. Awalnya aku masih menimbang, namun Allah menggerakkan hati ini untuk bermunajat dalam dekapan sholat malam. Jawaban atas sholat dan do'a menjadikan aku yakin untuk menerima serta mengizinkan Aa untuk bertemu dengan Ayah. Alhamdulillah niat baik kami berdua direstui orangtua..