
Awalnya kami hanyalah dua orang yang sekedar saling mengenal.
Tak banyak percakapan dan tak ada cerita panjang.
Waktu perlahan mempertemukan kami pada momen - momen kecil yang istimewa. Dari obrolan singkat, tumbuhlah rasa nyaman yang tak terduga.
Seiring waktu, pertemuan itu berkembang menjadi kisah yang kami rawat perlahan. Kami menjalin hubungan yang di penuhi proses belajar dan bertumbuh tentang kepercayaan, pengertian dan bagaimana saling menjaga. Bukan perjalanan yang selalu mudah, tapi selalu kami perjuangkan dengan keyakinan, bahwa hati yang di tunjukkan untuk menetap akan selalu menemukan jalannya untuk bertahan.
Setelah bertahun - tahun saling mengenal dan belajar tentang arti sabar dan pengertian, ia datang membawa niat tulus bersama restu kedua orang tuanya. Hari itu menjadi saksi bisu, Ketika dua hati menyatukan harapan dalam ridha orang tua dan bimbingan - Nya
Akhirnya, kami melangkah kearah yang selama ini kami panjatkan dalam doa. Bukan karena waktu yang panjang, tapi karena keyakinan yang kuat bahwa cinta yang di ridhoi Allah pasti akan menemukan jalannya. Sebagaimana yang di sampaikan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib :
" Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemuimu "












