Tidak semua cinta dimulai dengan keberanian.
Ada yang tumbuh diam-diam… seperti milikku padamu sejak SMP.
Dulu, aku hanya bisa melihatmu dari jauh.
Mengagumimu dalam diam, tanpa pernah berani mengatakan apa pun.
Bukan karena perasaanku kecil, tapi karena aku takut—takut kehilangan bahkan sebelum memulai.
Waktu terus berjalan.
Kita menjalani hidup masing-masing, tanpa tahu bahwa semesta sedang menyiapkan pertemuan yang lebih indah.
Hingga akhirnya… kita dipertemukan kembali.
Bukan lagi sebagai anak SMP yang penuh ragu,
tapi sebagai dua orang dewasa yang sudah siap memahami arti perasaan.
Dari obrolan sederhana,
menjadi kebiasaan saling mencari.
Dari sekadar teman lama,
menjadi tempat pulang satu sama lain.
Aku yang dulu hanya bisa diam,
akhirnya berani menggenggam tanganmu.
Kita memilih untuk bersama.
Melangkah lebih jauh, dengan keyakinan yang sama.
Bertunangan, lalu mengikat janji suci dalam pernikahan.
Dan sekarang aku tahu,
penantian panjang itu tidak sia-sia.
Karena pada akhirnya,
cinta yang dulu hanya bisa kupendam…
berubah menjadi kamu yang sekarang ada di sampingku selamanya 🤍
